Ada fenomena menarik dalam pemilihan Bupati (PILBUP) Cilacap periode 2017-2022, yaitu adalah mengenai kesamaan peserta paslon Bupati di Cilacap, jika di perhatikan paslon Bupati Cilacap ini "mirip" dengan paslon walikota Jakarta saat ini, menarik bukan, coba anda perhatikan sendiri, dari nomor urut, kemudian sama sama salah satu dari paslon adalah sama sama ingin melanjutkan kepemimpinannya, dan kebetulan lagi, paslon itu sama sama memiliki nomor 2. Ok langsung saja kita masuk kepada inti dari tulisan ini yaitu Hasil Pilkada Cilacap.
Tahap penghitungan suara secara manual oleh pihak KPU diawali melalui KPPS yang bertugas di masing-masing TPS. Setelah itu hasil perhitungan surat suara tersebut akan dihitung di tingkat KPUD untuk dilakukan rapat Pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara.
Sementara, selain KPU mungkin ada pula pihak lain yang melakukan perhitungan lain dengan metode Quick Count, Hitung cepat, atau Real count. Namun hasil perhitungan oleh Pihak KPU lah yang dianggap sah atau resmi. Suara terbanyak yang akan menentukan siapa yang menjadi pemenang dalam PILKADA ini.
Berikut ini hasil perolehan suara pada Pilbup Kab. Cilacap 2017:
Hasil hitung cepat Script Survey Indonesia (SSI).
- Pasangan Taufik Nurhidayat-Faiqoh Subky memperoleh 28,82 persen suara.
- Pasangan Tatto S Pamuji-Syamsul Aulia Rachman mendapat 56,85 persen suara.
- Pasangan Fran Lukman-Bambang Sutanto 15,95 persen.
Hitung cepat ini mengambil sampel sebanyak 220 dari 3.217 TPS di Cilacap. Dari 24 kecamatan hanya satu yang tak terdapat TPS sampel hitung cepat. Yaitu, kecamatan Kampung Laut yang berada di daratan Nusakambangan dan tanah timbul Segara Anakan.
Data sampel sudah masuk diklaim sudah mencapai 98 persen dengan tingkat kepercayaan quick count kami 98 persen.
Baca Juga info Menarik lainnya;

0 komentar:
Posting Komentar